Way Kanan – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Baradatu menggelar kegiatan buka puasa bersama dan diskusi interaktif yang mengangkat tema Peran Keperempuanan dalam Kontribusi Pembangunan Daerah sebagai Tanggung Jawab Sosial Keumatan, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Cam Taruna Cafe & Resto, Blambangan Umpu, tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta organisasi perempuan guna memperkuat sinergi pembangunan yang inklusif dan responsif gender di Kabupaten Way Kanan.
Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai sektor, yakni Staf Ahli Bupati Way Kanan Kusuma Anakori, Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto, serta Ketua FORHATI Way Kanan Wiwin Rosita.
Para narasumber membahas berbagai perspektif mengenai peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah, mulai dari kebijakan pemerintah, stabilitas keamanan, hingga kontribusi perempuan dalam kehidupan sosial dan keumatan.
Ketua Umum HMI Komisariat Baradatu, Nia Apriani, mengatakan bahwa perempuan memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjalankan amanah kehidupan serta berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.
“Perempuan adalah fitrah. Kita tidak bisa memilih dilahirkan sebagai perempuan atau laki-laki,” ujar Nia Apriani.
Menurutnya, forum diskusi ini diharapkan dapat membuka ruang dialog yang konstruktif antara berbagai pihak, sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih inklusif.
Selain diskusi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan berbagai aksi sosial dalam rangka Ramadan.
HMI Komisariat Baradatu memberikan santunan kepada 15 anak yatim serta menyalurkan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Tidak hanya itu, para kader HMI juga membagikan takjil kepada masyarakat di kawasan Bundaran Patung Ryacudu KM 5 Blambangan Umpu.
Melalui kegiatan ini, HMI berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya peran perempuan dalam pembangunan daerah dapat semakin meningkat.
Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat solidaritas sosial dan semangat kebersamaan masyarakat di Kabupaten Way Kanan, khususnya selama bulan suci Ramadan. (Red)







