Tanggamus – Di tengah perkembangan zaman, kemajuan teknologi, serta derasnya arus informasi yang terus memengaruhi kehidupan sosial masyarakat, penguatan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga persatuan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Lampung, Heni Susilo, saat menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Aula Serumpun Padi, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Minggu (10/5/2026).
Dalam pemaparannya, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung tersebut menegaskan bahwa dinamika sosial yang terus berkembang membawa tantangan tersendiri bagi masyarakat. Perbedaan pandangan, latar belakang, budaya, komunitas, hingga profesi, menurutnya, kerap menjadi ujian dalam menjaga harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Di tengah derasnya perkembangan teknologi dan arus informasi, masyarakat harus memiliki fondasi kebangsaan yang kuat. Pancasila harus menjadi pedoman utama dalam bersikap dan bertindak, agar perbedaan yang ada justru menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan,” ujar Heni.
Ia menjelaskan, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila tidak boleh berhenti sebatas hafalan atau seremoni formal semata. Lebih dari itu, implementasi nilai Pancasila harus hadir dalam aktivitas sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, organisasi, maupun komunitas sosial yang beragam.
“Pancasila mengajarkan kita untuk saling menghormati, menjunjung toleransi, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan. Nilai-nilai ini harus terus hidup dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Menurut Heni, semangat kebangsaan perlu terus ditanamkan agar setiap elemen masyarakat mampu menjadi agen pemersatu di tengah berbagai perbedaan yang ada.
“Yang terpenting adalah menjaga kerukunan merupakan tanggung jawab bersama demi terciptanya stabilitas sosial yang mendukung pembangunan daerah maupun nasional,” tegasnya.
Karena itu, Heni berharap melalui kegiatan sosialisasi tersebut masyarakat semakin memahami pentingnya menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta terus memperkuat rasa cinta tanah air.
“Ketika masyarakat memahami dan mengamalkan nilai Pancasila, maka persatuan bangsa akan tetap kokoh menghadapi berbagai perubahan zaman,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai unsur masyarakat di Kabupaten Tanggamus, di antaranya perwakilan komunitas pemuda Mbolang Manis, kelompok petani, relawan MBG, majelis taklim, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. (Red/Adv)







