Banda Aceh – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak masyarakat Aceh untuk memperkuat solidaritas dan doa di tengah upaya pemulihan pascabencana. Hal tersebut disampaikan saat memberikan ceramah dalam peringatan Nuzulul Quran Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (6/3/2026) malam.
Kegiatan tersebut diawali dengan salat Isya berjamaah bersama ribuan warga yang memadati masjid kebanggaan masyarakat Aceh tersebut.
Dalam ceramahnya, Gus Ipul menyampaikan bahwa kehadirannya di Aceh juga dalam rangka mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR).
Ia menjelaskan bahwa Satgas tersebut dibentuk atas penugasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh.
“Suatu kehormatan bagi saya diberi kesempatan menyampaikan beberapa pesan dalam suasana peringatan Nuzulul Quran ini, sekaligus mendampingi Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Satgas PRR untuk melakukan langkah nyata dalam mendukung pemulihan pascabencana,” ujar Gus Ipul.
Menurutnya, bencana yang melanda beberapa wilayah di Aceh memiliki skala yang cukup besar sehingga memerlukan penanganan terpadu antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pihak lainnya.
Gus Ipul juga mengapresiasi kerja keras pemerintah daerah di Aceh yang dinilai sigap dalam menangani dampak bencana.
“Alhamdulillah, Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, para bupati dan wali kota se-Provinsi Aceh telah memberikan contoh kerja nyata, bekerja siang dan malam tanpa mengenal lelah,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah mengerahkan berbagai sumber daya untuk mempercepat proses pemulihan, mulai dari dukungan anggaran, sumber daya manusia, hingga peralatan yang dibutuhkan di lapangan.
Karena itu, Gus Ipul berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Aceh agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.
“Kami berharap dukungan dan doa dari seluruh pemerintah daerah dan masyarakat agar langkah-langkah pemulihan ini bisa terus berjalan secara terukur dan baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut berkontribusi dalam proses penanganan bencana, termasuk TNI, Polri, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta organisasi non-pemerintah lainnya.
Selain upaya pemulihan infrastruktur, Kementerian Sosial juga telah menyalurkan berbagai bantuan kepada keluarga terdampak bencana, terutama karena musibah tersebut terjadi di bulan Ramadan.
“Bantuan-bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, sehingga mereka tetap dapat beraktivitas dan menjalankan ibadah dengan nyaman selama Ramadan hingga menyambut Idulfitri,” kata Gus Ipul.
Sebelumnya, Gus Ipul bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga mengikuti buka puasa bersama ribuan masyarakat di halaman Masjid Raya Baiturrahman.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Aceh tersebut merupakan bagian dari penutupan Aceh Ramadan Festival sekaligus rangkaian peringatan malam Nuzulul Quran.
Sejak sore hari, halaman masjid yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat Serambi Mekah tersebut telah dipadati warga. Pemerintah Aceh menyiapkan sekitar 5.000 porsi makanan untuk melayani masyarakat yang mengikuti kegiatan buka puasa bersama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah, Kajati Aceh Yudi Triadi, Sekda Aceh M Nasir, serta para ulama, bupati, dan wali kota se-Aceh. (Red)







