PORSEPAS XI Cikande Berlangsung dengan Antusias, Angkat Tari Tradisional Jadi Primadona

Uncategorized71 Dilihat

Banten – Paskibra Kecamatan Cikande sukses melaksanakan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Paskibra (PORSEPAS) XI.

Kegiatan PORSEPAS XI yang dilakukan oleh Paskibra Kecamatan Cikande berlangsung di SMKN 1 Cikande ini berjalan lancar dan penuh antusiasme dari para peserta dan panitia.

Berbagai cabang perlombaan dilaksanakan dalam kegiatan PORSEPAS XI Paskibra Kecamatan Cikande, mulai dari bidang olahraga hingga seni.

Setelah melalui berbagai rangkaian penilaian dan persaingan yang ketat, seluruh perlombaan akhirnya berhasil menemukan para pemenangnya.

Akan tetapi, pada PORSEPAS XI kali ini, lomba tari tradisional menjadi salah satu cabang yang paling menyita perhatian publik dan ditetapkan sebagai lomba utama.

Penampilan para peserta lomba tari tradisional PORSEPAS XI dinilai mampu menghadirkan kekayaan budaya Nusantara melalui gerak, kostum, dan ekspresi yang ditampilkan di atas panggung.

Sorak gembira dari para penonton dan tepuk tangan yang meriah kerap mengiringi setiap penampilan, menciptakan suasana kompetisi yang hangat namun tetap kompetitif.

Valen, salah satu peserta lomba tari tradisional, mengaku bangga dapat berpartisipasi dalam PORSEPAS XI.

Menurutnya, ajang ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga sebagai wadah untuk mengekspresikan kecintaan terhadap budaya daerah.

“Persiapannya cukup melelahkan, tapi semuanya terbayar saat tampil di panggung. PORSEPAS ini jadi pengalaman berharga buat kami, rasanya bangga bisa ikut melestarikan budaya,” ujar Valen di Cikande, Kabupaten Serang (01/02).

Sementara itu, Lulu selaku uri lomba tari tradisional PORSEPAS XI Paskibra Kecamatan Cikande menilai kualitas penampilan peserta tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan.

Kemudian, dirinya menekankan bahwa penilaian tidak hanya berfokus pada teknik gerak, tetapi juga pada penghayatan dan kekompakan tim.

“Banyak peserta yang tampil dengan sangat baik. Tidak hanya rapi secara teknik, tapi juga mampu menyampaikan makna tarian. Ini menunjukkan bahwa pembinaan seni di lingkungan Paskibra Cikande berjalan dengan positif,” ungkap Lulu.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian perlombaan, PORSEPAS XI resmi ditutup dengan pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan.

Kegiatan PORSEPAS XI ini diharapkan dapat terus menjadi ajang pembinaan, pengembangan bakat, serta mempererat solidaritas antar anggota Paskibra di Kecamatan Cikande. ***