Pringsewu – Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Gerindra, Mohammad Reza Berawi, menegaskan bahwa Pancasila tidak cukup hanya dipahami atau dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara.
Hal tersebut disampaikan Reza saat menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Pekon Patoman, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (4/7/2026).
Dalam sambutannya, Reza mengatakan kegiatan sosialisasi merupakan agenda rutin anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2024–2029 sebagai bentuk komitmen memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila sekaligus memperkokoh wawasan kebangsaan di tengah berbagai tantangan kehidupan saat ini.
“Hari ini saya sangat berterima kasih bisa bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan masyarakat Pekon Patoman. Melalui kegiatan seperti ini, hubungan emosional antara wakil rakyat dan masyarakat dapat terjalin dengan baik, sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila,” ujar Reza Berawi.
Ia menjelaskan, materi mengenai Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan disampaikan oleh narasumber yang telah dipersiapkan. Namun menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak hanya diukur dari pemahaman materi, melainkan sejauh mana masyarakat mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Pesan saya hanya satu, jangan berhenti pada menghafal Pancasila. Yang lebih penting adalah mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.
Reza menilai penguatan ideologi Pancasila semakin penting di tengah perkembangan zaman yang ditandai dengan derasnya arus informasi dan masuknya berbagai pengaruh budaya luar. Menurutnya, masyarakat, khususnya generasi muda, harus memiliki karakter kebangsaan yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh nilai-nilai yang bertentangan dengan jati diri bangsa.
Sementara itu, narasumber kegiatan, Agus, menyampaikan bahwa kehadiran anggota DPRD Provinsi Lampung di tengah masyarakat menjadi momentum yang baik untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah bersama DPRD dalam menjaga eksistensi Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa Indonesia.
“Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dan wakil rakyat untuk memupuk pemahaman masyarakat terhadap Pancasila sebagai dasar negara yang harus dijaga dan diamalkan bersama,” katanya.
Agus juga mengingatkan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah menurunnya etika dan moral generasi muda akibat kurangnya pemahaman dalam menyikapi perkembangan zaman. Oleh karena itu, penguatan ideologi Pancasila dinilai menjadi langkah penting untuk membentengi masyarakat, terutama kalangan anak-anak dan remaja.
“Sasaran pengaruh negatif saat ini banyak mengarah kepada anak-anak dan remaja. Karena itu, sosialisasi seperti ini sangat penting agar nilai-nilai Pancasila tetap menjadi pedoman dalam kehidupan mereka,” ujarnya.
Ia berharap seluruh peserta tidak hanya mengikuti kegiatan secara seremonial, tetapi juga mempelajari materi yang telah dibagikan dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Buku yang telah dibagikan hendaknya dibaca, dipahami, kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dengan demikian, generasi penerus bangsa memiliki karakter yang kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,” pungkasnya. (Red/Adv)







