Lampung Tengah – Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKB, Munir Abdul Haris, S.Sos.I, menggelar kegiatan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) satu tahun masa jabatannya di Posko Munir Centre, Desa Sendang Mulyo, Kecamatan Sendang Agung, Minggu yang lalu pada tanggal 14/3/2026.
Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk santunan anak yatim, silaturahmi bersama tokoh masyarakat, serta dialog terbuka dengan warga, dengan mengusung tema “Santunan Anak Yatim dan Silaturahmi Tokoh Masyarakat dalam Rangka LPJ 1 Tahun Munir Abdul Haris sebagai Anggota DPRD Provinsi Lampung 2024–2029.”
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Yalal Waton, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin KH Shohahun Zainun, pengasuh Ponpes Sananul Falah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah H. Ujang Mahmud, Kepala Kampung Sendang Mulyo Suparyo, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ratusan warga. Diperkirakan sekitar 800 orang menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Munir menyampaikan berbagai capaian dan perjuangan selama satu tahun menjabat sebagai wakil rakyat, khususnya dalam mendorong pembangunan di Daerah Pemilihan (Dapil) 7 Lampung Tengah.
Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, Lampung Tengah mendapatkan prioritas pembangunan infrastruktur jalan provinsi dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp300 miliar.
“Alhamdulillah, berkat kekompakan 12 anggota DPRD Provinsi Lampung lintas fraksi dari Dapil 7 serta komitmen pemerintah provinsi, pembangunan jalan di Lampung Tengah meningkat signifikan,” ujar Munir.
Beberapa ruas jalan yang akan diperbaiki di antaranya Pringsewu–Kalirejo, Bandar Jaya–Mandala, Wates–Metro, Kalirejo–Bangunrejo, Padang Ratu–Pekurun Udik, hingga Padang Ratu–Kalirejo.
Munir juga menyoroti peningkatan program pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP). Ia menyebut jumlah penerima beasiswa terus meningkat.
“Kalau tahun 2024 sekitar 11 ribu siswa, tahun 2025 meningkat menjadi 25 ribu siswa se-Lampung Tengah. Semoga tahun 2026 bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan,” jelasnya.
Serap Aspirasi Warga
Kegiatan LPJ juga diisi dengan sesi dialog interaktif yang berlangsung dinamis. Sejumlah warga menyampaikan aspirasi dan keluhan secara langsung.
Salah satu warga, Martoyo, mengapresiasi bantuan beasiswa yang telah diterima keluarganya. Sementara Sumarni mewakili wali murid juga menyampaikan terima kasih atas bantuan PIP yang dirasakan manfaatnya.
Selain itu, warga juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG). Munir menegaskan akan menjalankan fungsi pengawasan agar program tersebut berjalan optimal.
“Anggaran MBG harus digunakan sepenuhnya untuk kualitas makanan anak-anak. Tidak boleh dikurangi. Kalau ada indikasi pelanggaran, silakan laporkan ke saya,” tegasnya.
Keluhan juga datang dari para sopir truk terkait pembatasan tonase kendaraan. Menanggapi hal tersebut, Munir menjelaskan bahwa aturan maksimal muatan jalan harus ditegakkan, namun tetap perlu diimbangi dengan kualitas infrastruktur yang memadai.
Ia berkomitmen untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, serta instansi terkait guna mencari solusi terbaik bagi masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta pembagian bingkisan kepada masyarakat, guru ngaji, dan tokoh masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Munir menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, memperjuangkan pembangunan, serta memastikan kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat. (Red/Adv)














