Manado – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa siswa Sekolah Rakyat menunjukkan perkembangan yang sangat positif setelah hampir satu tahun mengikuti proses pembelajaran sejak Juli 2025. Perubahan tersebut terlihat dari meningkatnya rasa percaya diri, kedisiplinan, semangat belajar, hingga keberanian mereka tampil di depan publik.
Hal itu disampaikan Gus Ipul saat menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat untuk Orang Tua dan Calon Siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 Manado, Sulawesi Utara, Kamis (11/6/2026).
“Kita tahu sekarang, kita lihat secara langsung bagaimana anak-anak sudah lebih percaya diri, lebih semangat untuk belajar, lebih bugar, lebih disiplin, dan berani tampil di atas panggung,” ujar Gus Ipul.
Kegiatan open house digelar untuk memberikan kesempatan kepada calon siswa, orang tua, tokoh masyarakat, serta pemerintah daerah melihat secara langsung proses pembelajaran dan perkembangan siswa Sekolah Rakyat.
Kedatangan Gus Ipul disambut meriah dengan berbagai penampilan siswa SRMP 21 Manado, mulai dari atraksi baris variasi, Tari Kabasaran khas Sulawesi Utara, pertunjukan wushu, pidato dalam bahasa Inggris dan Arab, paduan suara, hingga pembacaan puisi.
Menurut Gus Ipul, keberanian siswa tampil di depan umum merupakan salah satu indikator keberhasilan pembentukan karakter di Sekolah Rakyat.
“Itu adalah karakter-karakter yang positif dan diharapkan ke depan mereka bisa menghasilkan lebih banyak karya yang dapat ditampilkan kepada masyarakat,” katanya.
Salah satu siswa, Herlina Natalia Mamahit, mengaku mengalami perubahan besar sejak bersekolah di Sekolah Rakyat.
“Sebelum masuk Sekolah Rakyat saya masih malu-malu dan belum bisa berkenalan dengan teman-teman karena kurang percaya diri. Setelah masuk Sekolah Rakyat, saya menjadi lebih percaya diri,” ungkap Herlina.
Perubahan tersebut juga dirasakan oleh sang ibu, Nerlin Kasehung, yang melihat peningkatan kemampuan belajar anaknya.
“Kalau dulu Natalia belum bisa lancar belajar, sekarang puji Tuhan sudah mulai belajar dengan baik dan mengalami banyak kemajuan,” ujar Nerlin sambil memeluk putrinya.
Gus Ipul menegaskan bahwa perkembangan para siswa tidak lepas dari kerja keras kepala sekolah, guru, wali asuh, dan tenaga kependidikan yang terus mendampingi siswa dengan penuh kesabaran.
“Dibandingkan 10 bulan lalu, sekarang mereka lebih percaya diri, lebih optimis, memiliki harapan dan semangat untuk meraih cita-cita,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang telah mendukung pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Minahasa.
“Saya berterima kasih kepada Pak Gubernur yang telah menyediakan lahan sehingga gedung permanen Sekolah Rakyat dapat dibangun di Minahasa. Saat ini kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota agar dapat menyediakan lahan serupa,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Manado Andrei Angouw menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas hadirnya program Sekolah Rakyat yang dinilai sangat membantu masyarakat kurang mampu.
“Pemerintah sudah membuat program yang sangat baik. Saya berharap kesempatan ini dimanfaatkan semaksimal mungkin demi masa depan anak-anak dan masa depan Indonesia,” kata Andrei.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Minahasa, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, serta jajaran Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Sosial. Program Sekolah Rakyat diharapkan terus menjadi sarana pemerataan pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. (Red/Adv)
0







