Banten – Direktur Utama (Dirut) Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry, Heru Widodo mengklaim bahwa arus perjalanan Mudik dalam 2 tahun terakhir hingga 2026 terbilang lancar.
Dirut PT ASDP Indonesia Ferry tersebut mengklaim arus Mudik Lebaran Idul Fitri dalam 2 tahun terakhir di Indonesia terbilang lancar berdasarkan hasil dari serangkaian kebijakan strategis lintas lembaga.
Selain itu, Dirut PT ASDP Indonesia Ferry mengungkapkan bahwa momentum Lebaran Idul Fitri untuk melaksanakan perjalanan Mudik sejatinya merupakan sebuah agenda rutin tahunan, bukan sesuatu yang luar biasa.
Walau begitu, dalam setiap tahun selalu menghadirkan sebuah tantangan yang berbeda di lapangan, baik dari sisi teknis maupun non-teknis.
“Setiap tahun tantangannya berbeda, sehingga kita harus mempersiapkan diri dengan matang,” ungkapnya di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten.
Kemudian, Heru Widodo menjelaskan apabila dalam peringatan Lebaran Idul Fitri sebelumnya H-4 di Pelabuhan Merak sudah dipadati dari berbagai kendaraan yang hendak melakukan penyebrangan.
Akan tetapi, menurutnya dalam 2 tahun terakhir perjalanan Mudik Lebaran Idul Fitri menggunakan penyebrangan di Pelabuhan Merak arus mudik justru lebih bisa terkendali dan mengalir.
Keberhasilan tersebut, sejatinya tidak terlepas dari kebijakan Pemerintah yang dijalankan secara integritas dengan baik oleh berbagai lembaga di Indonesia.
Adapun salah satu langkah penting ialah pembagian jalur kendaraan ke beberapa Pelabuhan alternatif dan pengaturan berdasarkan golongan kendaraan.
Tidak hanya itu, Sistem Geating juga diterapkan untuk dapat mengurai kepadatan kendaraan yang akan melakukan perjalanan menuju Pelabuhan Merak.
“Ini menjadi tren positif yang harus kita lanjutkan,” ujar Heru.
Dalam beberapa waktu ke depan, ASDP Indonesia juga berencana menambah jumlah kapal untuk dapat meningkatkan kapasitas layanan.
Saat ini, Pemerintah Indonesia turut memberikan stimulus sebesar 21,9 Persen untuk dapat mendukung operasional.
Dirut PT ASDP Indonesia Ferry mengakui bahwa kondisi Pelabuhan Merak di masa lalu sempat menjadi momok saat setiap Lebaran Idul Fitri di Indonesia.
“Dulu macetnya bisa berjam-jam bahkan berkilo-kilometer, tetapi sekarang jauh dapat terkendali,” tutupnya. ***







