Metro, Lampung – Kota Metro kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu episentrum gerakan ekonomi kreatif berbasis komunitas di Indonesia. Jumat malam, 23 Januari 2026, Payungi Space resmi diluncurkan di kawasan Pasar Yosomulyo Pelangi, menghadirkan sebuah ekosistem kreatif terintegrasi yang memadukan kuliner, literasi, produktivitas, hingga akomodasi dalam satu ruang yang hidup dan berkelanjutan.
Peluncuran Payungi Space yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dihadiri jajaran pimpinan Kota Metro, tokoh masyarakat, pegiat literasi, akademisi, serta komunitas kreatif lintas bidang. Kehadiran mereka menjadi penanda bahwa Payungi Space bukan sekadar ruang komersial, melainkan simpul baru gerakan sosial-ekonomi yang tumbuh dari kampung dan bergerak untuk masa depan.
Dari Pasar Mingguan Menuju Ekosistem Kreatif Harian
Selama ini, Payungi dikenal secara nasional sebagai pasar kreatif mingguan yang berhasil menggerakkan ekonomi warga berbasis kolaborasi. Kini, melalui Payungi Space, semangat tersebut dihadirkan secara permanen dan berkelanjutan.
Payungi Space lahir dari filosofi “Kedaulatan Kreatif”, sebuah gagasan bahwa kreativitas warga adalah modal utama pembangunan sosial dan ekonomi.
“Jika sebelumnya Payungi hadir seminggu sekali sebagai pasar, kini Payungi Space hadir setiap hari sebagai rumah ide, ruang belajar, dan pusat produktivitas. Kami ingin mengintegrasikan perut melalui kuliner, otak melalui literasi, dan daya cipta melalui ruang-ruang kolaborasi,” ujar salah satu penggerak Payungi, Irfan Fauzi Rachman, dalam diskusi persiapan peluncuran.
Pendekatan ini menempatkan ekonomi kreatif bukan hanya sebagai aktivitas bisnis, tetapi sebagai proses pembelajaran kolektif yang terus menumbuhkan nilai, etika, dan keberlanjutan.
Literasi sebagai Jantung Gerakan
Berbeda dengan kebanyakan ruang publik kreatif, Payungi Space menempatkan literasi sebagai pusat denyut aktivitas. Tiga perpustakaan hadir sekaligus di dalam kawasan ini, yakni Perpustakaan Laduny, Agreemedia, dan WES Payungi, yang dirancang untuk menjangkau berbagai segmen masyarakat, dari pelajar hingga profesional.
Di sisi lain, fasilitas pendukung produktivitas juga disiapkan secara serius, mulai dari Meeting Room, HSC Center, Payungi University, hingga Aula Meeting Room lantai dua yang representatif untuk diskusi, pelatihan, dan kegiatan akademik.
Bagi pengunjung dari luar daerah, tersedia homestay yang nyaman, memungkinkan tamu merasakan langsung atmosfer kampung kreatif Yosomulyo-sebuah kawasan yang tumbuh dari partisipasi warga dan kekuatan komunitas.
Kuliner sebagai Medium Pemberdayaan
Pada sektor kuliner, Payungi Space menghadirkan Kuliner Space dengan menu-menu hasil kurasi yang merepresentasikan kreativitas lokal. Kuliner dihadirkan bukan semata sebagai konsumsi, tetapi sebagai medium pemberdayaan pelaku UMKM dan ruang belajar manajemen usaha yang adil dan berkelanjutan.
Dalam rangka peluncuran, Payungi Space menggelar promo besar-besaran selama 23–25 Januari 2026, di antaranya:
- Payu-Mie: Beli 1 Gratis 1
- Omahe Coffee: Beli 1 Gratis 1
- Dadar Mbendino, Sangpur, Bakso Kuah Huhah, dan BAKAR.in dengan harga perkenalan spesial
Promo ini menjadi strategi awal untuk memperluas akses masyarakat sekaligus memperkenalkan ekosistem Payungi Space secara inklusif.
Titik Temu Kreativitas, Nilai, dan Masa Depan
Payungi Space beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, menjadikannya ruang publik yang terbuka dan ramah bagi semua kalangan.
Lebih dari sekadar tempat nongkrong, Payungi Space hadir sebagai laboratorium sosial, tempat kreativitas diuji, nilai dijaga, dan pembelajaran berlangsung secara alami di tengah masyarakat. Inisiatif ini memperlihatkan bahwa gerakan ekonomi kreatif dapat tumbuh dari kampung, berakar pada nilai, dan memberi dampak luas secara nasional.
Dengan hadirnya Payungi Space, Kota Metro tidak hanya menawarkan destinasi baru, tetapi juga memperlihatkan model pembangunan berbasis komunitas yang relevan dengan tantangan zaman-menggabungkan ekonomi, literasi, dan gerakan sosial dalam satu ekosistem yang hidup. (Red/Tim Payungi)













