Anggota DPRD Lampung Deni Ribowo Dorong Penguatan Pelatihan Vokasi untuk Perluas Kesempatan Kerja di Lampung

Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, S.E., menegaskan pentingnya penguatan pelatihan vokasi dan peningkatan kompetensi tenaga kerja sebagai langkah strategis dalam menjawab tingginya kebutuhan lapangan pekerjaan di Provinsi Lampung.

Menurut Deni, meningkatnya jumlah pencari kerja, khususnya dari kalangan usia produktif, harus menjadi perhatian bersama sekaligus momentum untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin dinamis.

“Pembangunan sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan penciptaan kesempatan kerja. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor usaha menjadi penting agar tenaga kerja lokal memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Ini juga menjadi bentuk dukungan kita terhadap gagasan dan program Bapak Gubernur Lampung yang perlu kita dukung bersama agar pembangunan sumber daya manusia dan perluasan kesempatan kerja dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Deni, Kamis (25/6/2026).

Berdasarkan data ketenagakerjaan terbaru, jumlah pencari kerja aktif di Kota Bandar Lampung masih didominasi kelompok usia produktif, terutama rentang usia 20 hingga 29 tahun. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa isu ketenagakerjaan masih menjadi salah satu tantangan utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah.

Deni menilai, tantangan dunia kerja saat ini tidak hanya terletak pada ketersediaan lapangan pekerjaan, tetapi juga pada kesiapan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri yang terus berkembang.

Karena itu, ia mendorong peningkatan berbagai program pelatihan keterampilan, pendidikan vokasi, sertifikasi kompetensi, serta pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja sehingga lulusan memiliki keterampilan yang relevan dan siap bekerja.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, balai pelatihan kerja, serta sektor industri menjadi faktor penting dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja dan menciptakan SDM yang unggul serta berdaya saing.

Selain memperluas kesempatan kerja, penguatan kompetensi tenaga kerja juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan melalui peningkatan produktivitas dan kualitas tenaga kerja lokal.

Sebagai bagian dari fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD Provinsi Lampung, lanjut Deni, akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pendidikan vokasi, serta perluasan kesempatan kerja di berbagai sektor produktif.

Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia pendidikan, dan pelaku usaha, DPRD Provinsi Lampung berharap tercipta ekosistem ketenagakerjaan yang mampu membuka lebih banyak peluang kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung terwujudnya pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Lampung. (Red/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *