Tulang Bawang – Semangat gotong royong kembali terlihat di tengah masyarakat Dusun Pasir Sakti, Kampung Pasiran Jaya, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang. Rumah milik Pak Manto yang roboh akibat hujan deras kini telah kembali berdiri berkat bantuan berbagai pihak.
Tokoh masyarakat setempat, Marsono, menyampaikan apresiasi atas kepedulian semua pihak yang turut membantu proses pembangunan kembali rumah tersebut. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan, Ketut Rameo, yang telah memberikan bantuan langsung.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bantuan dari semua pihak, khususnya Bapak Ketut Rameo yang telah memberikan bantuan uang sebesar Rp1 juta. Saat ini rumah Pak Manto sudah kembali berdiri berkat gotong royong masyarakat,” ujar Marsono saat dihubungi, Senin (13/04/2026).
Diketahui, rumah milik Pak Manto roboh setelah diguyur hujan deras. Kondisi bangunan yang sudah tua tanpa pondasi serta beratnya atap genteng menjadi faktor utama runtuhnya rumah hingga rata dengan tanah.
Warga sekitar pun bergerak cepat membantu proses evakuasi dan pembangunan ulang rumah tersebut secara swadaya. Kebersamaan masyarakat menjadi kunci utama percepatan pembangunan rumah yang kini telah dapat kembali dihuni.
Sementara itu, Ketut Rameo mengungkapkan bahwa musibah serupa bukan pertama kali terjadi di wilayah tersebut. Sebelumnya, beberapa rumah warga juga sempat terdampak angin puting beliung hingga tertimpa pohon.
“Di daerah ini memang beberapa kali terjadi bencana, seperti angin puting beliung dan banjir. Namun, semangat gotong royong masyarakat sangat luar biasa dalam menghadapi setiap musibah,” kata Ketut.
Ia juga menyoroti kondisi permukiman warga, di mana sebagian rumah lama masih berada di posisi lebih rendah dari jalan. Hal ini dinilai menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko terdampak banjir yang terjadi secara berkala.
Meski demikian, ia mengapresiasi perhatian pemerintah daerah, baik dari Kabupaten Tulang Bawang maupun pemerintah provinsi melalui dinas terkait, yang dinilai cukup responsif dalam menangani persoalan infrastruktur dan kebencanaan.
“Perhatian dari pemerintah daerah sudah cukup baik, khususnya untuk wilayah Pasiran Jaya. Namun ke depan, perlu ada peningkatan, terutama untuk rumah-rumah lama yang masih rawan terdampak banjir,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi bencana, sekaligus memperkuat nilai gotong royong yang tetap terjaga di tengah kehidupan masyarakat pedesaan. (Red/Adv)







