Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meninjau calon lokasi Sekolah Rakyat di kawasan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN), Pejompongan, Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul menilai fasilitas yang tersedia di STIA LAN sangat layak untuk digunakan sebagai lokasi Sekolah Rakyat rintisan.
“Setelah saya melihat situasi dan kondisi di sini, ini suatu hal yang menggembirakan. Gedung ini sangat representatif dan layak untuk menyelenggarakan Sekolah Rakyat rintisan,” ujarnya.
Kunjungan ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan penyelenggaraan Sekolah Rakyat melalui kolaborasi lintas kementerian.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum Wida Nurfaida, serta Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Muhammad Taufiq.
Dalam kesempatan itu, Gus Ipul bersama jajaran meninjau langsung berbagai fasilitas yang akan digunakan, mulai dari ruang kelas, asrama, kafetaria, hingga lapangan.
“Saya melihat ruang kelas, asrama, tempat makan, dan lingkungan sudah cukup baik. Ini menjadi salah satu syarat penting sebelum melihat daya dukung lainnya,” jelasnya.
Segera Diverifikasi untuk Operasional Tahun Ini
Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat rintisan ini direncanakan untuk melayani masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Untuk itu, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum guna melakukan verifikasi dan validasi fasilitas.
“Kami mengusulkan kepada Kementerian PU untuk melihat dan memastikan kelayakan gedung ini, apakah bisa langsung ditindaklanjuti atau perlu alternatif lain,” ujarnya.
Ia berharap, melalui kolaborasi lintas kementerian, program Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan sesuai arahan Presiden.
Didukung Ekosistem Pendidikan Terpadu
Kepala LAN Muhammad Taufiq menyampaikan bahwa lokasi STIA LAN dinilai strategis karena berada di kawasan dengan ekosistem pendidikan yang telah terbangun.
“Tempat ini merupakan pusat pendidikan, sehingga sangat mendukung sebagai lokasi terpadu untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum Wida Nurfaida menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung penyediaan sarana dan prasarana.
“Koordinasi lintas kementerian telah dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan percepatan pelaksanaan program ini,” ujarnya.
Peninjauan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, sekaligus memastikan kesiapan fasilitas sebelum Sekolah Rakyat rintisan mulai beroperasi. (Red)













