Mensos Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Dukung Gerakan ASRI dan Jadi Agen Perlinsos

Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak seluruh pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Gerakan tersebut mendorong keterlibatan bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, aman, dan nyaman.

Ajakan itu disampaikan Gus Ipul saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

“Saya mengajak seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Sosial untuk terus membiasakan diri terlibat menjaga kebersihan kantor. Kita dukung penuh Gerakan ASRI Bapak Presiden: Aman, Sehat, Resik, dan Indah,” kata Gus Ipul usai mengecek area lobi gedung, ruang audio, toilet, hidran, dan sejumlah ruangan di kantor Kemensos. Sidak juga dilakukan dengan memantau berbagai sudut gedung melalui layar CCTV.

Gus Ipul menekankan bahwa menjaga kebersihan kantor bukan semata-mata menjadi tanggung jawab petugas kebersihan. Seluruh pegawai memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan kerja tetap bersih, indah, dan nyaman.

Ia meminta kebiasaan tersebut dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan ruang kerja, toilet, pantry, tempat ibadah, hingga sudut-sudut kantor.

“Jika melihat sampah, ambil dan buang pada tempatnya. Bantu kantor kita ini untuk bisa dirasakan kenyamanannya oleh semua pihak,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Ipul juga mengajak seluruh pegawai Kemensos menjadi relawan sekaligus Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) untuk membantu masyarakat mengakses layanan digital perlindungan sosial.

Menurutnya, keterlibatan pegawai Kemensos diperlukan untuk mendukung digitalisasi bantuan sosial, terutama karena masih terdapat masyarakat yang menghadapi berbagai kendala dalam mengakses layanan digital. Kendala tersebut antara lain belum memiliki telepon pintar, belum memahami tata cara pendaftaran, hingga belum percaya diri menggunakan layanan digital.

“Dalam kesempatan ini saya mengajak jajaran Kementerian Sosial untuk semuanya bisa menjadi agen-agen Perlinsos. Caranya mudah, daftarkan diri Anda lewat web perlinsos.kemensos.go.id, kemudian ikuti langkah-langkah di situ. Setelah menjadi agen Perlinsos, bantu tetangga-tetangga terdekat terlebih dahulu,” katanya.

Gus Ipul menjelaskan digitalisasi bantuan sosial merupakan salah satu langkah pemerintah untuk meningkatkan layanan perlindungan sosial dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang memenuhi kriteria. Karena itu, seluruh jajaran Kemensos perlu mengambil bagian dalam proses transformasi tersebut.

“Kita tahu pemerintah di bawah arahan Bapak Presiden Prabowo terus ingin meningkatkan layanan, ingin meningkatkan layanan-layanan teknologi sebagai perangkat yang bisa menjangkau lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan layanan pemerintah. Digitalisasi bansos menjadi salah satu upaya pemerintah dalam rangka untuk memberikan bantuan-bantuan kepada mereka yang memenuhi kriteria,” katanya.

Ia menjelaskan belum semua masyarakat terbiasa menggunakan layanan digital. Sebagian belum memiliki telepon pintar, sementara sebagian lainnya telah memiliki perangkat tetapi belum mengetahui cara mendaftarkan diri atau masih membutuhkan pendampingan.

Karena itu, Agen Perlinsos diharapkan dapat menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mengakses sistem layanan perlindungan sosial. Pegawai Kemensos dapat memulai peran tersebut dari lingkungan terdekat dengan membantu tetangga yang membutuhkan pendampingan.

“Usahakan yang dikenal dengan baik, tetangga berdekatan, bantu mereka masuk dalam sistem layanan perlindungan sosial ini. Nanti hasilnya bisa secara langsung kita lihat apakah yang kita usulkan, yang kita masukkan datanya itu memang memiliki kelayakan menerima bansos atau tidak,” imbuhnya.

Gus Ipul berharap seluruh pegawai Kemensos dapat menjalankan kedua peran tersebut secara bersama-sama, yakni membangun lingkungan kerja yang bersih dan nyaman sekaligus membantu masyarakat memperoleh akses layanan perlindungan sosial yang semakin mudah.

Ia juga mengingatkan seluruh pegawai agar memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi integritas dan bebas dari praktik korupsi.

“Bantu Kementerian Sosial untuk bisa memberikan layanan yang lebih hebat, tentu tanpa korupsi. Sekali lagi, mari kita memberikan layanan kepada masyarakat tanpa korupsi,” tegasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *