Bandar Lampung – Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Yusnadi meminta pemerintah memprioritaskan perbaikan jalan menuju Pelabuhan Bakauheni menjelang arus mudik Lebaran. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
Menurut Yusnadi, kondisi infrastruktur jalan yang baik sangat berpengaruh terhadap kelancaran arus kendaraan, khususnya bagi pemudik yang akan menyeberang dari Lampung menuju Pulau Jawa maupun sebaliknya.
“Jalan-jalan yang menuju area Pelabuhan Bakauheni dan jalur-jalur panjang harus diprioritaskan perbaikannya, karena ini menyangkut kelancaran para pemudik yang akan pulang kampung,” ujar Yusnadi, Jumat (6/3/2026).
Ia menilai, apabila perbaikan jalan tidak segera dilakukan, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan bahkan membahayakan keselamatan para pengguna jalan selama periode arus mudik.
Selain menyoroti kondisi infrastruktur jalan, Yusnadi juga menanggapi rencana pembukaan jalur penyeberangan alternatif bagi kendaraan roda dua dari Tanjung Priok menuju Pelabuhan Panjang di Bandar Lampung.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah positif untuk mengurangi potensi penumpukan kendaraan dan penumpang di Pelabuhan Merak maupun Pelabuhan Bakauheni saat puncak arus mudik.
“Dengan dibukanya jalur alternatif ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan, sehingga penumpukan di pelabuhan bisa diminimalisir,” katanya.
Meski demikian, Yusnadi menekankan pentingnya penyampaian informasi yang jelas kepada masyarakat terkait jadwal penyeberangan serta mekanisme penggunaan jalur alternatif tersebut.
“Informasi mengenai jadwal dan mekanisme penyeberangan harus disampaikan secara jelas kepada masyarakat agar pemudik bisa memanfaatkan jalur alternatif ini dengan baik,” jelasnya.
Terkait kesiapan pelabuhan menghadapi arus mudik Lebaran, Yusnadi mengungkapkan bahwa hingga saat ini Komisi IV DPRD Lampung belum melakukan pengecekan langsung ke lapangan.
Menurutnya, pemantauan biasanya dilakukan bersama instansi terkait, khususnya Dinas Perhubungan, melalui agenda inspeksi mendadak atau kegiatan pemantauan kesiapan arus mudik.
“Sejauh ini kami memang belum melakukan pengecekan langsung. Biasanya ketika ada inspeksi dari dinas terkait, Komisi IV juga ikut melakukan pemantauan bersama,” ujarnya.
Yusnadi juga mengimbau Dinas Perhubungan untuk terus meningkatkan pengaturan lalu lintas serta pengawasan selama periode arus mudik agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman dan lancar.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara serta mematuhi aturan lalu lintas.
“Kami mengimbau para pemudik untuk selalu berkendara dengan aman dan mematuhi aturan lalu lintas. Pemerintah juga diharapkan memastikan kondisi jalan tetap baik demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (Red/Adv)







