Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung Pembicaraan Tingkat I yang digelar di ruang sidang DPRD Provinsi Lampung, Senin (27/4/2026).
Penyampaian LKPJ tersebut merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 sekaligus menjadi wujud transparansi, akuntabilitas, serta evaluasi atas penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran.
“Penyampaian laporan ini bukan sekadar memenuhi kewajiban konstitusional, tetapi juga bentuk pertanggungjawaban moral dan politik kepada DPRD dan seluruh masyarakat Lampung,” ujar Jihan dalam sidang paripurna.
Dalam pemaparannya, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan fokus pembangunan pada sektor pelayanan dasar, khususnya peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan sebagai fondasi penguatan sumber daya manusia. Selain itu, pembangunan infrastruktur juga terus didorong guna membuka konektivitas antarwilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif melalui penguatan sektor UMKM, peningkatan investasi, ketahanan pangan, pemberdayaan perempuan, serta pengembangan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, pariwisata, dan industri.
Dalam kesempatan tersebut, Jihan turut menekankan pentingnya hubungan sinergis antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai mitra strategis dalam menjaga kualitas kebijakan publik serta pengawasan pembangunan.
“Kami memandang DPRD sebagai mitra strategis dalam memastikan arah pembangunan tetap berada di jalur yang benar. Sinergi dan kolaborasi yang kuat menjadi kunci mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Melalui penyampaian LKPJ Tahun 2025 ini, Pemerintah Provinsi Lampung kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat akuntabilitas pembangunan, serta memastikan keberlanjutan program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (Red/Adv)







