Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Ekonomi, Ketahanan Pangan, dan Pariwisata Melalui Talkshow Strategis

Bandar Lampung – Komisi II DPRD Provinsi Lampung menggelar rangkaian talkshow bersama Radar Lampung TV dengan mengangkat sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan penguatan ekonomi daerah, ketahanan pangan, kesehatan hewan, serta pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kegiatan berlangsung di Studio Radar Lampung TV, Jalan Sultan Agung Nomor 18 Way Halim, Bandar Lampung, Senin (22/6/2026).

Talkshow tersebut menjadi wadah diskusi antara DPRD Provinsi Lampung bersama perangkat daerah untuk memperkuat sinergi dalam mendorong pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan pemanfaatan potensi daerah secara optimal.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, M.Pd.I., mengatakan berbagai tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Penguatan sektor ekonomi kerakyatan, kesehatan hewan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan ketahanan pangan harus terus didorong melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat daerah terkait, dan masyarakat,” ujar Ahmad Basuki.

Pada sesi pertama, pembahasan difokuskan pada tema Penguatan Ekonomi Rakyat melalui Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Dalam sesi ini dibahas pentingnya penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal.

Sesi kedua mengangkat tema Penguatan Kesehatan Hewan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Hewan dalam Mendukung Ketahanan Peternakan di Provinsi Lampung. Komisi II DPRD Lampung menilai sektor peternakan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan sehingga perlu didukung melalui pengawasan kesehatan hewan yang optimal serta langkah-langkah preventif terhadap penyakit menular.

“Sektor peternakan harus mendapatkan perhatian serius agar produktivitas tetap terjaga dan mampu mendukung ketahanan pangan daerah,” kata Ahmad Basuki.

Pada sesi ketiga, pembahasan difokuskan pada Penguatan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi Daerah Provinsi Lampung. Potensi wisata dan ekonomi kreatif dinilai memiliki peluang besar dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah.

Komisi II DPRD Provinsi Lampung mendorong agar berbagai potensi wisata unggulan dan ekonomi kreatif terus dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat.

Sementara itu, pada sesi penutup dibahas tema Penguatan Ketahanan Pangan Daerah melalui Sinergi Pemerintah dan Masyarakat di Tengah Tantangan Perubahan Iklim. Dalam diskusi tersebut ditekankan pentingnya membangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan di tengah berbagai tantangan yang muncul akibat perubahan iklim.

Ahmad Basuki berharap hasil diskusi yang berkembang dalam talkshow tersebut dapat menjadi bahan masukan dalam penyusunan kebijakan daerah sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

“Harapan kami, berbagai gagasan dan masukan yang disampaikan dalam forum ini dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Komisi II DPRD Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan sektor ekonomi rakyat, ketahanan pangan, kesehatan hewan, pariwisata, dan ekonomi kreatif sebagai pilar utama pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (Red/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *