Koordinasi Strategis, Mensos Gus Ipul dan Wagub Malut Perkuat Penanganan Konflik dan Pendidikan

Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menerima audiensi Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas penanganan konflik sosial di Halmahera Tengah, pembangunan Sekolah Rakyat dan bencana gempa bumi di Pulau Batang Dua.

Sebagai informasi, konflik antara warga Desa Banemo dan Desa Sibenpopo di Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, bermula atas penemuan jenazah seorang warga Desa Banemo pada Kamis (2/4/2026) dini hari. Peristiwa tersebut memicu ketegangan dan bentrok antarwarga hingga menyebabkan korban jiwa, luka, dan kerusakan rumah.

Sementara gempa bumi terjadi di Pulau Batang Dua, Kota Ternate pada Kamis (2/4/2026). Gempa tersebut tercatat bermagnitudo 7,6.

Gus Ipul mengatakan, pihaknya akan mendukung berbagai kebutuhan warga yang terdampak bencana gempa maupun konflik sosial yang terjadi di Maluku Utara.

“Bismillah, kita tindaklanjuti, Pak Wagub. Kami dukung apa yang dibutuhkan,” kata Gus Ipul.

Sementara itu, pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat sedang dilakukan di dua lokasi berbeda di Maluku Utara. Rinciannya, yakni di Desa Rioribati, Kabupaten Halmahera Barat dan di Desa Kukumutuk, Kabupaten Halmahera Utara.

Gus Ipul meminta Wakil Gubernur Maluku Utara untuk terus memantau perkembangan pembangunan tersebut. Ia juga menyampaikan keinginannya meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat di Maluku Utara.

“Insya Allah, saya mau lihat (pembangunan) Sekolah Rakyat,” ujar Gus Ipul.

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe mengungkapkan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya berjalan lancar. Ia menyebut, pembangunan ditargetkan rampung pada Juni 2026.

“Dua-duanya progresif. Menurut informasi di lapangan, selesainya mungkin Juni,” ungkap Sarbin. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *