Banten – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Bersatu menggelar kegiatan Diskusi Tukar Pikir Bersama Rakyat dengan mengusung tema “Perjalanan 6 Tahun Menuju Sejahtera.”
Diskusi Tukar Pikir Bersama Rakyat BEM Banten Bersatu dilaksanakan secara langsung di Hunian Sementara (Huntara) Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Lebak, Banten pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Selain itu, tujuan dari Diskusi Tukar Pikir Bersama Rakyat BEM Banten Bersatu dilaksanakan menjadi wadah refleksi bersama terkait kondisi sosial, ekonomi, dan pembangunan infrastruktur yang dirasakan langsung oleh masyarakat selama 6 tahun terakhir.
Diskusi Tukar Pikir Bersama Rakyat berlangsung penuh kehangatan dan keterbukaan ini dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga perwakilan legislatif, termasuk Anggota DPR RI Komisi IV, Arif Rahman.
Forum Diskusi Tukar Pikir Bersama Rakyat ini menjadi sebuah ruang menyampaikan aspirasi, kritik, serta harapan masyarakat terhadap pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan.
Koordinator BEM Banten Bersatu, Bagas Yulianto, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Diskusi ini adalah ruang bersama untuk mendengar, merasakan, dan menyampaikan suara rakyat. 6 tahun perjalanan pembangunan harus menjadi bahan evaluasi bersama, apakah benar telah membawa kesejahteraan yang merata atau masih menyisakan ketimpangan yang perlu diperjuangkan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Diskusi Tukar Pikir Bersama Rakyat, Rizqi menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar forum diskusi, tetapi bagian dari gerakan sosial mahasiswa.
“Kami ingin memastikan bahwa suara masyarakat tidak berhenti di ruang-ruang kecil. Harapannya, melalui diskusi ini lahir gagasan, solusi, dan komitmen bersama untuk mendorong perubahan yang nyata,” ujarnya.
Perwakilan Tokoh Masyarakat Huntara, Bared juga menyampaikan harapan agar pemerintah lebih serius melihat kondisi riil di lapangan.
“Selama ini masyarakat hanya ingin didengar dan diperhatikan. Pembangunan harus benar-benar dirasakan hingga ke tingkat bawah, bukan hanya sekadar janji,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Komisi IV, Arif Rahman menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang terus menjaga ruang dialog bersama rakyat.
“Forum seperti ini penting untuk menjaga komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan refleksi dan perjuangan kami di tingkat pusat agar kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Melalui agenda ini, BEM Banten Bersatu berharap diskusi yang terbangun tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemangku kebijakan dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata. ***







