Lewat Musyawarah Besar 2026, Rahman Karim Kembali Dipercaya sebagai Ketua Umum Pengurus Ikatan Duta Bahasa Sumatra Barat

Sumatra – Melalui Musyawarah Besar (Mubes) pada Sabtu (07/02/2026), Rahman Karim kembali memperoleh kepercayaan penuh untuk menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Ikatan Duta Bahasa Provinsi Sumatra Barat periode 2026-2027.

Keputusan tersebut menegaskan peran Rahman sebagai figur sentral yang dinilai mampu menjaga arah kepengurusan serta memperkuat eksistensi organisasi di tengah dinamika kebahasaan dan literasi saat ini.

Ikatan Duta Bahasa Provinsi Sumatra Barat menggelar Musyawarah Besar sebagai forum tertinggi organisasi guna mengevaluasi kinerja kepengurusan sekaligus merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.

Kegiatan yang berlangsung khidmat namun hangat ini dihadiri oleh Pengurus Ikatan Duta Bahasa Sumatra Barat, alumni lintas angkatan, dewan pengawas, pembina, serta Kepala Subbagian dan Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatra Barat.

Musyawarah Besar menjadi momentum strategis dalam memperkuat soliditas dan keberlanjutan organisasi. Sejumlah agenda penting dibahas, mulai dari penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, pembenahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), hingga pemilihan Ketua Umum Pengurus Ikatan Duta Bahasa Provinsi Sumatra Barat.

Melalui proses musyawarah yang demokratis dan mengedepankan prinsip mufakat, Rahman Karim kembali terpilih untuk memimpin pengurus pada periode kedua.

Keputusan ini mencerminkan keyakinan anggota terhadap kepemimpinan Rahman yang dinilai konsisten, komunikatif, dan mampu menghadirkan program-program kebahasaan serta literasi yang adaptif dan berdampak nyata.

Dalam sambutannya, Rahman Karim menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran Duta Bahasa sebagai agen literasi dan pelestarian bahasa melalui kolaborasi aktif dan berkelanjutan bersama Balai Bahasa Provinsi Sumatra Barat serta berbagai pemangku kepentingan.

“Amanah ini bukan hanya tentang kepemimpinan, melainkan tanggung jawab bersama. Saya berharap pengurus Ikatan Duta Bahasa Sumatra Barat semakin solid dan mampu menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Rahman.

Selain pemilihan ketua umum pengurus, Musyawarah Besar juga menjadi ruang refleksi atas berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, seperti program edukasi kebahasaan, kegiatan literasi, serta kerja sama lintas komunitas.

Berbagai masukan dan gagasan yang disampaikan peserta menjadi landasan penyusunan program kerja pada periode kepengurusan selanjutnya.

Musyawarah Besar ditutup dengan semangat kebersamaan dan komitmen bersama untuk terus mengokohkan peran Pengurus Ikatan Duta Bahasa sebagai wadah pengabdian generasi muda dalam memajukan bahasa dan budaya di Provinsi Sumatra Barat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *