Lampung Selatan – Anggota DPRD Provinsi Lampung Lesty Putri Utami meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, guna memetakan kerusakan infrastruktur serta dampak terhadap lahan pertanian warga.
Lesty mengatakan banjir yang terjadi di wilayah tersebut telah berdampak luas pada kawasan permukiman masyarakat di beberapa RT dalam satu dusun, serta merendam ratusan hektare lahan persawahan milik warga.
“Banjir ini disebabkan oleh jebolnya tanggul Air Way Galih. Dampaknya cukup signifikan, tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga ratusan hektare sawah yang sebenarnya sudah siap panen,” ujar Lesty, Sabtu.
Ia menjelaskan bahwa genangan air yang cukup tinggi berpotensi menyebabkan gagal panen massal bagi para petani di Desa Kertosari. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan ketahanan ekonomi masyarakat setempat.
Menurutnya, penanganan tanggul Way Galih merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung. Karena itu, pihaknya akan segera menindaklanjuti temuan lapangan dengan berkoordinasi bersama instansi terkait.
“Kondisi ini akan segera kami laporkan dan koordinasikan dengan BBWS agar segera dilakukan tindakan darurat maupun perbaikan permanen terhadap tanggul yang jebol. Kita ingin penanganan dilakukan secepat mungkin agar luapan air tidak kembali merusak permukiman dan lahan pertanian warga,” tegasnya.
Selain itu, Lesty juga meminta pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk tetap siaga serta memastikan kebutuhan logistik bagi warga terdampak banjir terpenuhi selama masa pemulihan.
Ia berharap adanya sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta instansi vertikal seperti BBWS agar persoalan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut dapat ditangani secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Menurutnya, upaya penanganan yang terintegrasi sangat penting untuk mencegah banjir serupa kembali terjadi di masa mendatang.
“Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan instansi terkait, kita berharap permasalahan banjir tahunan di wilayah ini dapat diatasi secara permanen,” pungkasnya. (Red/Adv)













