Banten – Dalam upaya mendorong transformasi digital di bidang pendidikan, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Sistem Komputer Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang mengangkat inovasi bertajuk “Sistem Kehadiran Dual-Verification Dynamic QR Code dan Chatbot” sebagai solusi untuk meningkatkan efektivitas, keamanan, dan efisiensi proses pencatatan kehadiran.
Sistem ini dirancang dengan menggabungkan teknologi Dynamic QR Code dan mekanisme dual-verification atau verifikasi ganda. Penggunaan QR Code dinamis memungkinkan kode presensi diperbarui secara berkala sehingga dapat membantu mengurangi risiko penggunaan kode yang tidak sah atau penyalahgunaan presensi.
Sementara itu, mekanisme verifikasi ganda memberikan lapisan pemeriksaan tambahan untuk mendukung validitas data kehadiran.
Selain teknologi QR Code, sistem ini dilengkapi dengan fitur chatbot yang berfungsi sebagai sarana interaksi digital bagi pengguna.
Chatbot dapat dirancang untuk membantu memberikan informasi terkait presensi, menjawab pertanyaan umum, serta mempermudah pengguna dalam memperoleh informasi kehadiran tanpa harus melalui proses manual yang panjang.
Integrasi kedua teknologi tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem kehadiran yang lebih modern, praktis, dan terstruktur.
Data presensi yang tercatat secara digital juga dapat membantu pihak pengelola dalam melakukan pemantauan kehadiran, penyusunan laporan, serta evaluasi kedisiplinan secara lebih efektif.
Pengembangan sistem ini menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang Sistem Komputer untuk menjawab kebutuhan administrasi digital.
Pemanfaatan teknologi tidak hanya berorientasi pada kemudahan pencatatan kehadiran, tetapi juga pada peningkatan akurasi data, penguatan proses verifikasi, dan kemudahan komunikasi antara pengguna dengan sistem.
Melalui inovasi Dual-Verification Dynamic QR Code dan Chatbot, diharapkan proses kehadiran dapat berkembang menjadi lebih aman, responsif, dan adaptif terhadap kebutuhan era digital.
Inovasi ini juga membuka peluang penerapan teknologi serupa di lingkungan pendidikan, organisasi mahasiswa, maupun lembaga lainnya yang membutuhkan sistem pencatatan kehadiran terintegrasi.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen akademisi dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital yang aplikatif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. ***












