Bandung – Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Wyata Guna Bandung menerima kunjungan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono bersama Intan Agus Jabo, jajaran pejabat eselon I, serta pimpinan unit kerja, Jumat (25/4/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan sosial sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi bagi penerima manfaat.
Rombongan turut didampingi Kepala Sentra Wyata Guna Bandung Feri Afrianto dalam meninjau berbagai program unggulan yang telah berjalan. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 9 Kota Bandung. Dalam kesempatan tersebut, Agus Jabo berpesan agar pendidikan yang diberikan tidak hanya menekankan kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter kebangsaan.
“Anak-anak harus tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, dan mampu mewujudkan cita-citanya melalui pendidikan,” ujarnya.
Selain sektor pendidikan, Wamensos juga meninjau berbagai program pemberdayaan. Salah satunya kegiatan cooking class yang telah melahirkan pelaku usaha mandiri, seperti Annisa, yang kini mampu meraih omzet hingga Rp9 juta per bulan.
Kinerja unit usaha Sentra Kreasi Atensi (SKA) Wyata Guna pun menunjukkan tren positif. Hingga April 2026, omzet tercatat mencapai Rp169.197.306, meningkat sekitar 54 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Tak hanya itu, rombongan juga mengunjungi area greenhouse yang sebelumnya merupakan lahan tidak produktif. Kini kawasan tersebut telah dimanfaatkan untuk budidaya melon dan direncanakan akan dikembangkan ke sektor peternakan.
Sebagai simbol penguatan lingkungan dan keberlanjutan program, Agus Jabo melakukan penanaman pohon lengkeng, sementara Intan Agus Jabo menanam pohon alpukat.
Dalam kunjungan tersebut, Wamensos juga menyaksikan langsung proses pemasangan kaki palsu bagi penyandang disabilitas. Layanan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup penerima manfaat.
Kegiatan lain yang turut mendapat perhatian adalah produksi Batik Ciprat yang melibatkan warga Sukahaji, Babakan Ciparay, serta penyandang disabilitas. Produk hasil karya mereka bahkan dibeli langsung oleh Wamensos sebagai bentuk apresiasi.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi Taman Anak Sejahtera yang diikuti anak-anak TK di Kota Bandung melalui berbagai kegiatan edukatif, seperti lomba mewarnai dan permainan interaktif. Acara semakin meriah dengan penampilan seni tari dari peserta didik.
Di waktu yang sama, para orang tua mengikuti workshop parenting yang dipandu pekerja sosial dan pendamping sosial Sentra Wyata Guna.
Kunjungan juga mencakup layanan perpustakaan keliling yang menyediakan berbagai koleksi buku, termasuk buku awas, braille, hingga braille digital, guna mendukung literasi inklusif.
Kunjungan ini menegaskan komitmen Kemensos untuk terus menghadirkan program yang berdampak nyata melalui penguatan layanan, pemberdayaan ekonomi, serta kolaborasi berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan. (Red)













